Hijab I'am In Love
Hay untuk
penggemar membaca yang berambut indah dan berkerudung nan elegan..
Apa kalian
merasakan hal yang sangat mendekati Penciptamu, Rasa yang nyaman selalu ingin
dalam jalan lurusnya yang menuju kesatu titik dimana kamu menjadi bidadari
surganya Allah. Apa kalian belum pernah merasakan rasanya terhormati
terlindungi? seperti itulah yang penulis rasakan sejak mengenakan penutup aurat itu.
Si penulis memang
sebelumnya belum sama sekali mengenakan "Hijab" Penutup aurat yang
sering disalah artikan dulu saat pulang sekolah atau berkendara dengan gerai
rambut hitam dan panjang lawan jenis selalu melihat dan bersiul sedangkan saat
sudah menutup aurat para pria mengucap salam atau mendoakan contoh “ assalamualaikum ibu haji yang cantik” bukan kah itu doa kita untuk mendapatkan
gelar itu. alhamdullilah..
seseorang juga
suka menyalah artikan dengan ucapannya contohnya ;
"sepertinya
jilbab hanya untuk modern" Mereka tidak tau jilbab bukan untuk
fashion tapi salah satu kewajiban yang harus dipenuhi sejak kamu menginjak
balig.
"Aaahh
percuma pakai jilbabpun sifatnya gasama kaya jilbabnya" Kenapa jilbab
yang disalahkan, kenapa jilbab jadi alasan hanya untuk topeng dan kedok belaka?
"Aku belum
siap untuk menutup" Kapan mau siap kalo jawabannya seperti itu
logikanya saja memang jilab yang mebuatmu siap bukan karna terbiasa kamu akan
siap
"aahh belum tentu yang berjilbab itu baik" Logikanya saja berjilbab belum tentu baik tapi yang baik tentu berjilbab.
Memang semua
orang banyak mempertimbangkan kewajibannya termasuk saya.. cukup membingungkan bagaimana tidak kamu biasa cantik dengan mahkota hitam yang berkilau itu,
bukankah wanita itu cantik karna mahkotanya. tapi apakah kamu mau terlihat
cantik didepan sesamamu tapi akan dipertanggung jawabkan pada saat akhir nanti.
apa kamu mau terlihat cantik dimata Allah dan akan mendapatkan balasannya nanti disana, Sesungguhnya yang abadi itu indah.
Hai
Nabi,katakanlah pada istri-istrimu,anak-anak perempuanmu dan istri-istri
orang mukmin:”Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka.”Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,karena itu mereka tidak
di ganggu.Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS.33
al-Azhab:59)
Note : sekedar
mencintai jilbabmu bukan Berdakwah!
( Inspirasi by
Ustadz Felixsiau)
Riska Setiani
.jpg)


Komentar
Posting Komentar