Nothing worth having comes easy
Ngantor, Kuliah dan dagang
Kali ini mau share buat para para pekerja keras anak
mahasiswi yang juga kuliah sambil kerja, kedengerannya si biasa ajah kalau
dirasain wow it’s amazing ( bukan ngeluh loh apalagi banggain, mewakili
tepatnya ) .
So gini sering banget kalau reunian SD, SMP ( gapena ikut )
dan SMA kalau ditanya lanjut mana? kemana ? ambil jurusan apa? ( jurusan dukuh
atas ) *lohh sttt . Pasti dijawab “ aku di ( sebutin Univ ternama yang isinya
anak keceh and don't forget Rich, young, smart and sexy haha)” dan
ketika nerima lontaran pertanyaan tersebut aku cuma bisa jawab “Alhamdulillah
si bisa lanjut tingkat pendidikan tinggi ambilnya ekonomi ( biar bisa ngatur
keuangan rumah tangga *alah ) dan sekarang sambil kerja” seketika entah
kenapa respon mereka ngga seperti yang masuk keperguruan tinggi yang wah dengan
jawaban “wah keren selamat loh ya” pasti enak denger ucapan gitu apalagi kita
bisa tunjukin bahwa kita berhasil walaupun belum dititik akhir, at least menuju
the dream come true bisa dengan mudah you know laah..
eits balik lagi.. respon
yang mereka terima ketika aku jawab kuliah sambil kerja itu begini ;
“
hah? Seriusan? Gileee kuat bangetttt siiii makanya lo kurus ya“ ( ngatain lu yha ) :D
“ widihhhh aku yang kuliah ajah ngosngosan apalagi lo sambil
kerja”
“ wihh hebat deh bisa sambil
kerja aku juga mau kaya gitu, tapii…” ( komentar yang paling aku tunggu, karna
merasa bersyukur lebih )
“terus ngurus tugas, urusan
kuliah berantakan ga?” dannnnnn lain sebagainya pertanyaan itu pembumbung
keudara.
Memang si kedengerannya agak
sedikit rungsing/pusing/riweh/amburadul tapi nyatanya (emang bener si ) apalagi
sekarang kutelah menjajaki pengalaman baru, penghasilan baru melahirkan sebuah
usaha kecil kecilan yang insha Allah jalannya mulus dan tentunya halal yaitu
@kasewal.co berproduksi Hijab, Syar’i dan atau Scarf Insha Allah juga bisa
masuk ke outfit ( Aamiin ) dengan kisah percintaan yang ( alah sudah gausah
diulas gapenting banget helowwww ) . terlebih dukungan super hero dari mama sebagai
penjahitnya sendiri atau aku sendiri sebagai penjahit wanna be namun setelah
dijalani dengan Ikhlas, ditekuni dan dinikmatin gaserumbit kedengerannya .
Yang
dari bangun pagi berangkat mengais ngais uang dikantor tercinta (perez) pulang
bukan kerumah tapi kekampus kalau ngga hujan Alhamdulillah kalau hujan sampai
kampus layaknya anak kucing kecil bulunya warna putih kecoklatan jadi layu, lusuh pakaian bahas dengan muka berisikan angka angka petty cash minus dan
tanggal jatuh tempo payment hehehe suka duka itu in lyfeee as always ada syukurin
saja toh banyak yang ingin kerja tapi belum dikasih kesempatan buat meraup
rejeki atau yang ingin sekali sekolah tinggi tapi belum terlaksana.
Semua jalan selalu ada liku,
semua padang selalu ada fatamorgana dan juga semua kebahagian lahir dari
perjuangan not easy.
Sedihnya adalah melewati masa
mudaku manakala sebayaku sedang menikmati Pantai, Gunung dan mall tapi bukan
merarti gue gapernah ngemall ( perez lagi )
Bahagianya adalah limpah rezki,
limpah sehat kesempatan yang gadatang dua kali, dan pengalaman yang lebih berat
datang lebih awal akan menghasilkan buah yang matang dimasa yang akan tiba.
Intinya si Cuma satu Bersyukur
udahh!


Komentar
Posting Komentar