Bising suara Kuda Besi Part #1

Pergi untuk kembali
Lalu lupa kembali
Puan yang bersandar pada tiang pinggir jalan
Sembari menatap lalu lalang kuda besi di keramaian

Meluapkan isi ruang kepala yang ramai pada gelapnya malam
Lepaskan..lepaskan..lepaskan
Terdengar teriakan dalam dada "ini penuh, sesak, desak, engap. Cepatlah!"
Mata yang nanar hanya tertuju pada keramaian
Tanpa menggubris sedikitpun jeritan kemalangan
Diri ini menjawab "tenang, bersabarlah, simpan saja jangan diucap!."

sampai petang datang itu tidak akan hilang

Komentar

Postingan Populer