Inikah "Jiwaku" ?




Apakah ini sebenar benarnya "jiwaku" ?
Setelah tubuh terombang ambing di laut utara
Apakah kalimat terlambat masuk dalam hidupku?
Mengapa menyadari setelah terdampar?

Mengingat ; waktu tidak bisa kembali diputar
Lagi pula sang Pencipta membenci kata seandainya
Deru ombak yang tidak memberikan arah itu
Aku menyukai prosa prosa
tapi perjalananku menuju tentang hitung, hitung dan hitung

Langkah demi langkah sudah ku selesaikan, namun
Lagi-lagi persoalan hal yang telah dilewati menjadi pertanyaan
inikah sebenar benarnya jalan yang di sukai "jiwaku" ?

Ternyata semua sudah ada di catatan sang Khalik.. termasuk semua pertanyaan ini
Kebingungan ini.. dan keraguan ini.


Komentar

Postingan Populer